Tanggapan produser soal protes penayangan “Dilan 1991” di Makassar

Jakarta (ANTARA) – Sejumlah orang di Makassar mengajukan protes atas penayangan film remaja “Dilan 1991” karena film itu dituding mengandung adegan tidak bermoral.

Menyoal protes itu, produser Ody Mulya dari Max Pictures mengatakan adegan-adegan dalam film yang dibintangi Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla itu sudah melewati Lembaga Sensor Film.

“Sudah lulus sensor film,” kata Ody kepada Antara di Jakarta, Jumat.

Kepala Pusat Pengembangan Film Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Maman Wijaya juga menyatakan hal serupa.

Maman mengatakan jika ada pihak-pihak yang kurang setuju dengan film tersebut, diharapkan menyampaikan lewat cara yang benar.

“Ada lembaga yang berwenang dalam hal ini, seperti LSF yang dapat dijadikan sebagai tempat untuk menyalurkannya,” jelas dia.

Film “Dilan 1991” yang dibintangi Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla telah ditonton 800 ribu orang, satu hari setelah penayangannya di bioskop tanah air pada Kamis (28/2).

Pihak Max Pictures di laman Instagramnya, Jumat, mengklaim pencapaian ini sebagai rekor box office sepanjang masa.

Baca juga: Kemendikbud : film Dilan 1991 lulus sensor

Baca juga: Rekor, “Dilan 1991” ditonton 800 ribu orang sehari setelah tayang

Baca juga: “Dilan 1991” tak lagi soal cinta yang manis

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019