Realita noraknya menjadi orang kaya baru

Jakarta (ANTARA News) – Mendadak kaya raya, mungkin impian banyak orang yang tidak mampu. Lalu apa yang mereka lakukan setelah mendapat uang berlimpah? Inilah yang digambarkan dalam film “Orang Kaya Baru”.

“Orang Kaya Baru” disutradarai oleh Ody C Harahap dan skenarionya ditulis oleh Joko Anwar. Ide cerita ini merupakan khayalan Joko semasa kecil yang ingin jadi orang kaya. Kenyataannya, hampir semua orang Indonesia yang tidak mampu memang menginginkan hal tersebut.

Film ini bercerita tentang kakak beradik Tika (Raline Shah), Duta (Derby Romero) dan Dodi (Fatih Unru) yang sudah terbiasa hidup pas-pasan. Mereka terlatih untuk mendapatkan sesuatu dengan susah payah dan mensyukuri apa yang mereka punya walau serba kekurangan.
  Salah satu adegan dalam film “Orang Kaya Baru” (HO/Screenplay Pictures)

Keluarga mereka sangat hangat. Hubungan antara anak dan orangtua (Cut Mini dan Lukman Sardi) juga begitu dekat. Hal ini diperlihatkan dalam ritual makan malam bersama dan saling bercerita tentang apa yang terjadi hari itu.

Tiba-tiba saja sang bapak  meninggal dan yang membuat kaget adalah ternyata selama ini ia hanya pura-pura miskin dan meninggalkan banyak harta warisan. Otomatis mereka menjadi orang kaya baru.

Baca juga: Alasan Raline Shah tak canggung main film komedi

Film ini menggambarkan bagaimana noraknya seseorang ketika mendadak kaya. Mereka bisa membeli apapun yang mereka inginkan, baik yang penting atau tidak. Misalnya saja ketika Cut Mini membeli berbagai perhiasan emas dan memakainya sekaligus. Hal seperti ini pasti sering terlihat di lingkungan sekitar kita.

Begitu juga dengan Raline, Derby dan Fatih yang membeli tiga mobil mewah namun tak satu pun di antara mereka yang bisa mengendarainya. Ketika uang sudah di tangan, mereka cenderung menganggap enteng semua masalah dan terlena dengan euforia “mandi uang”.
  Salah satu adegan dalam film “Orang Kaya Baru” (HO/Screenplay Pictures)

Kalau Anda biasa melihat Raline dengan dandanan yang glamor, di sini ia dibuat seperti orang yang tidak punya. Bahkan untuk mendalaminya, Raline benar-benar melakukan observasi dengan makan di warung dan naik bus kota. Itu adalah pengalaman yang tidak pernah dirasakan olehnya. Hasilnya, ia cukup menjiwai peran tersebut.

Tak hanya Raline saja, Derby, Cut Mini serta Fatih pun menunjukkan akting yang maksimal. Lukman Sardi yang tidak pernah main komedi, bisa membuat orang tertawa dengan gaya bicaranya.

Baca juga: Berperan jadi orang susah, Raline Shah harus lakukan observasi ini

Ody dan Joko mampu meramu visual dan kisah yang mirip dengan kehidupan nyata. Dramanya pas dan komedinya tidak berlebihan. Lelucon dan bahasa yang digunakan juga sesuai dengan kelompok masyarakat menengah bawah. Ekspresi para pemain saat melihat hal-hal yang sebelumnya tak bisa dijangkau juga begitu natural.

“Orang Kaya Baru” adalah film drama komedi keluarga. Film ini tak hanya mempertontonkan hebohnya orang yang baru punya uang, tapi juga menyampaikan pesan bahwa keluarga dan sahabat adalah hal paling penting di dunia. “Orang Kaya Baru” tayang di bioskop mulai hari ini.

Baca juga: Cut Mini senang berakting norak di “Orang Kaya Baru”

Baca juga: Terinspirasi masa kecil, Joko Anwar tulis skenario “Orang Kaya Baru”

Oleh Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Marcelino Lefrandt berjodoh dengan tokoh Pak Archewe

Jakarta (ANTARA News) – Aktor Marcelino Lefrandt awalnya ragu bisa mengambil tawaran dalam film komedi “Terlalu Tampan” karena saat itu dia masih disibukkan dengan syuting stripping untuk sinetron.

Tapi peran Archewe Johnson alias Pak Archewe, ayah dari dua putra tampan beristrikan wanita berparas maskulin, pada akhirnya jatuh juga pada dirinya.

“Ketika ditawari Chicco Jerikho (produser co-executive) saya agak pesimistis… ternyata besoknya ketika baca skrip sinetron, karakter saya mati,” ungkap Marcel seraya tertawa, usai penayangan perdana “Terlalu Tampan” di Jakarta, Rabu (23/1).

Tokoh Pak Archewe punya usia yang sama dengan Marcelino, tetapi karakternya jauh berbeda.

“Narsisnya dia 1000 persen lebih besar dari gue, masa mudanya penuh petualangan, semua cewek dia bisa dapatkan, enggak kaya gue,” seloroh Marcel.
  Marcelino Lefrandt dan Iis Dahlia (kanan) di konferensi pers film “Terlalu Tampan” di Jakarta, Rabu (23/1/2019). (ANTARA News/ Nanien Yuniar)   Karakter di komik “Terlalu Tampan” (screenshot Webtoon)

Pak Archewe digambarkan sebagai pria mata keranjang yang akhirnya bertobat ketika bertemu dengan Jer Basuki Mawa Bea alias Bu Suk (Iis Dahlia) yang menjadi istrinya.

Mereka memiliki dua anak tampan, yaitu Witing Tresno Jalaran Soko Kulino alias Mas Kulin (Ari Irham) dan Okisena Helvin alias Mas Okis, kakak Kulin (Tarra Budiman).

Sebagai pencinta komik, Marcel sangat senang bisa ikut terlibat dalam adaptasi dari Webtoon yang dia sebut “sangat menghibur”. 

Ini adalah film live-action Indonesia pertama yang diadaptasi dari Line Webtoon. 

Webtoon komedi “Terlalu Tampan” dibuat oleh Muhammad Ahmes Avisiena Helvin yang berkolaborasi dengan ilustrator Savenia Melinda, mengisahkan keluarga yang semuanya tampan yang kadang mengundang masalah dalam kehidupan mereka.

“Terlalu Tampan” yang dibintangi juga oleh Calvin Jeremy, Rachel Amanda, Nikita Willy, Dimas Danang, Unang “Bagito” dan Ratna Riantiarno akan mulai tayang pada 31 Januari 2019.

Baca juga: Berkenalan dengan karakter film “Terlalu Tampan”

Baca juga: Terbebas dari kanker, Rachel Amanda lebih sayangi diri

Baca juga: Kreator “Terlalu Tampan” jawab kritik soal mirip komik Korea
 

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jadi kakak “Terlalu Tampan”, Tarra Budiman turunkan berat badan

Jakarta (ANTARA News) – Aktor Tarra Budiman memerankan tokoh yang jauh lebih muda dari usia sebenarnya di film komedi “Terlalu Tampan” yang diadaptasi dari komik Line Webtoon. 

Sebagai Okisena Helvin alias Mas Okis yang tampan dan narsis, pria 32 tahun itu merombak penampilan agar terlihat sebagai karakter usia 20-an.

“Aku menurunkan berat badan dan ganti model rambut,” ujar Tarra usai penayangan perdana “Terlalu Tampan” di Jakarta, Rabu (23/1).

Baca juga: Nikita Willy sempat khawatir adu akting dengan Ari Irham

Membuat penampilannya lebih muda dari biasa adalah tantangan dari memerankan karakter Mas Okis, di luar itu dia diberi kebebasan untuk meracik Mas Okis dalam versinya sendiri.

Karakter Mas Okis dalam film dibuat berbeda dari komik, di mana Mas Okis ditampilkan sebagai adik dari tokoh Witing Tresno Jalaran Soko Kulino alias Mas Kulin yang diperankah Ari Irham (17).

Baca juga: Kumis Iis Dahlia ditonjolkan di “Terlalu Tampan”

Selain soal usia, karakter Mas Okis di adaptasi layar lebar sesuai dengan apa yang dibuat oleh  Muhammad Ahmes Avisiena Helvin yang berkolaborasi dengan ilustrator Savenia Melinda, dua sosok di balik komik “Terlalu Tampan”.

Mas Okis digambarkan sebagai pria tampan –sama seperti adik dan orangtuanya — yang gemar bergonta-ganti pacar. Pria playboy ini bahkan ingin mengalahkan rekor ayahnya yang sudah berpacaran dengan lebih dari 1000 gadis.

Baca juga: Ari Irham dipoles demi jadi si “Terlalu Tampan”

Film remaja “Terlalu Tampan” berkisah tentang Mas Kulin yang tidak mau sekolah reguler karena enggan membuat kericuhan bila para gadis melihat wajahnya. 

Keluarganya –Okisena Helvin alias Mas Okis, ayah Pak Archewe (Marcelino Lefrandt) dan istrinya, Jer Basuki Mawa Bea alias Bu Suk (Iis Dahlia) — membuat strategi agar Kulin mau bergaul di luar rumah.

Mas Kulin akhirnya terpancing dan mau belajar di sekolah reguler di mana dia berkawan dengan Kibo (Calvin Jeremy). Mas Kulin kemudian jatuh hati pada Rere (Rachel Amanda), pada saat yang bersamaan Amanda si Terlalu Cantik (Nikita Willy) juga naksir dengan Mas Kulin.

“Terlalu Tampan” akan mulai tayang pada 31 Januari 2019.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Adegan lucu “Dilan 1991” hadir di film “PSP”

Jakarta (ANTARA News) – Adegan paling lucu pada “Dilan 1991” akan hadir juga pada film “PSP: Gaya Mahasiswa”, sebuah terobosan dalam sejarah promosi film  Indonesia.

“Dilan 1991” dan “PSP: Gaya Mahasiswa” memang berada dalam satu rumah produksi yakni Max Pictures. Ada adegan dalam film “Dilan” yang eksklusif dimasukkan di “PSP: Gaya Mahasiswa”.

Baca juga: Jadi anggota Pancaran Sinar Petromaks, Uus tak bisa main musik

“Untuk di Indonesia ini adalah yang pertama dan mungkin ekslusif scene ‘Dilan 1991’ yang ada di film ‘PSP: Gaya Mahasiswa’,” ujar Ody Mulya, produser Max Pictures melalui keterangan resmi yang diterima Antara, Rabu.

Fajar Bustomi selaku sutradara “Dilan 1991” mengaku bahwa adegan yang ditayangkan 
di film “PSP : Gaya Mahasiswa” itu istimewa. Di sana Dilan dan Milea hadir bersama para pemeran pendukung.

Baca juga: Main di “Pancaran Sinar Petromaks”, Abdur kesulitan logat Betawi

“Kenapa saya bilang istimewa, karena menurut saya, itu scene paling lucu di film “Dilan 1991″,” jelas Fajar.

Sementara sutradara film “PSP: Gaya Mahasiswa”, Hilman Mutasi mengatakan bahwa kedua film tersebut memiliki korelasi.

Baca juga: OM PSP bikin goyang penonton Synchronize Fest 2018

“Azis (Azis DoaIbu), di salah satu scene nyebut-nyebut nama Dilan,” kata Hilman.

“PSP: Gaya Mahasiswa” akan tayang pada  31 Januari 2019. Film komedi dibintangi oleh Aura Kasih, Uus, Adjis Doaibu, David John Schaap, Dimas Danang, Imam Darto, Abdurrahim Arsyad, Boris Bokir, dan Wira Setianagara.

Ada juga penampilan dari personel OM PSP asli seperti Ade Anwar, Monos, Omen, Rizali Indrakesumah, Dindin, Aditya, Andra Ramadan Muluk, dan James R Lapian.

Baca juga: Trailer film “Dilan 1991” bikin senyum-senyum sendiri

Baca juga: Dilan 1991 dirilis 28 Februari 2019
 

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nikita Willy sempat khawatir adu akting dengan Ari Irham

Jakarta (ANTARA News) – Aktris Nikita Willy sempat khawatir saat tahu akan beradu akting dengan Ari Irham di film komedi “Terlalu Tampan”. Nikita yang berusia 24 tahun diminta berperan sebagai si Terlalu Cantik yang masih SMA, di mana lawan mainnya adalah aktor yang masih remaja belasan tahun.

“Aku sempat mikir, aku ketuaan enggak ya?” Nikita mengingat perasaannya setelah melihat sosok Ari Irham di akun Instagram.

Tapi itu buru-buru dihapus dari pikirannya, apalagi karena dia memang menantikan kesempatan ini. 

Nikita berperan sebagai Amanda, siswi SMA yang terlalu cantik dan digila-gilai oleh banyak pria. Amanda kemudian jatuh hati pada Mas Kulin (Ari Irham) si Terlalu Tampan yang sering mendapatkan masalah gara-gara paras rupawan.

Selain “Terlalu Tampan”, ada banyak hal baru yang bakal dipersembahkan Nikita sepanjang 2019. 

Mahasiswi fakultas hukum yang dijadwalkan menjalani sidang skripsi pada Februari mendatang itu juga bakal berakting di sinetron baru yang menantang. 

Dalam sinetron, yang persiapannya sudah berlangsung sejak delapan bulan lalui itu Nikita berperan sebagai penari yang kehilangan indera penglihatannya.

“Aku enggak ada latar belakang penari, jadi aku harus latihan,” tutur Nikita yang juga sedang menyiapkan bisnis kecantikan.

Baca juga: Kumis Iis Dahlia ditonjolkan di “Terlalu Tampan”
Baca juga: Ari Irham dipoles demi jadi si “Terlalu Tampan”

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kumis Iis Dahlia ditonjolkan di “Terlalu Tampan”

Jakarta (ANTARA News) – Pedangdut Iis Dahlia kembali berakting, kali ini sebagai seorang ibu berwajah maskulin bernama Jer Basuki Mawa Bea alias Bu Suk di film “Terlalu Tampan” yang diadaptasi dari komik Line Webtoon. 

Di film ini, kumis tipis yang menjadi ciri khas Iis Dahlia dibuat terlihat tebal agar Bu Suk terlihat lebih maskulin.

“Aku tahu aku dipilih karena kumisan,” seloroh Iis usai penayangan perdana “Terlalu Tampan” di Jakarta, Rabu.

Film ini diadaptasi dari komik ciptaan Muhammad Ahmes Avisiena Helvin yang berkolaborasi dengan ilustrator Savenia Melinda, mengisahkan keluarga yang semuanya tampan, termasuk sang ibu.

Keluarga tampan ini terdiri dari Witing Tresno Jalaran Soko Kulino alias Mas Kulin (Ari Irham), Okisena Helvin alias Mas Okis, kakak Kulin (Tarra Budiman), sang Ayah Archewe Johnson yang biasa dipanggil Pak Archewe (Marcelino Lefrandt) dan istrinya, Jer Basuki Mawa Bea alias Bu Suk (Iis Dahlia).

Iis mengatakan kumisnya terlihat lebih tebal dari biasanya lewat riasan sehingga Bu Suk tampak lebih tampan.

Biasanya, Iis selama ini sering menolak tawaran untuk membintangi tayangan layar lebar atau sinetron.

Iis aktif wara-wiri di sinetron pada era 90-an dan 2000-an, seperti “Seroja”, “The Lajang” hingga “Mata Hati”.

“Sudah lama banget enggak main film, ini mood-nya lagi benar, biasanya aku tidak mau kalau ditawari main film atau sinetron.”

Selain berperan jadi Bu Suk, Iis juga mengisi lagu tema “Terlalu Tampan” bernuansa dangdut yang menggambarkan Mas Kulin berhadapan dengan dunia yang memuja ketampanannya.

Film remaja “Terlalu Tampan” berkisah tentang Mas Kulin yang tidak mau sekolah reguler karena enggan membuat kericuhan bila para gadis melihat wajahnya. 

Keluarganya membuat strategi agar Kulin mau bergaul di luar rumah.

Mas Kulin akhirnya terpancing dan mau belajar di sekolah reguler di mana dia berkawan dengan Kibo (Calvin Jeremy). Mas Kulin kemudian jatuh hati pada Rere (Rachel Amanda), pada saat yang bersamaan Amanda si Terlalu Cantik (Nikita Willy) juga naksir dengan Mas Kulin.

“Terlalu Tampan” akan mulai tayang pada 31 Januari 2019.

Baca juga: Ari Irham dipoles demi jadi si Terlalu Tampan
Baca juga: Berkenalan dengan karakter film “Terlalu Tampan”

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Konferensi pers film Terlalu Tampan

Konferensi pers film Terlalu Tampan

KONFERENSI PERS FILM TERLALU TAMPAN. Brand Ambassador Tango sekaligus pemeran utama Film Terlalu Tampan, Ari Irham (kanan) bersama pemain yang lain Calvin Jeremy (tengah) dan Rachel Amanda, memberikan keterangan pers tentang Film Terlalu Tampan di Jakarta, Rabu (23/1/2019). Film Terlalu Tampan dijadwalkan tayang di bioskop di Indonesia mulai 30 Januari 2019 dan diharapkan dapat berkontribusi bagi kemajuan industri film nasional. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hp.

Ari Irham dipoles demi jadi si Terlalu Tampan

Jakarta (ANTARA News) – Aktor muda Ari Irham dipercaya menjadi pemeran utama dalam film komedi “Terlalu Tampan” dari komik Line Webtoon. 

Demi menjelma jadi Mas Kulin, Ari harus dipoles di sana-sini agar terlihat sempurna sebagai remaja terlalu tampan yang digila-gilai kaum hawa.

“Harus pakai lensa kontak, pemancung hidung, rambutnya ditata. Sekitar 1,5 jam make up,” ungkap Ari usai penayangan perdana “Terlalu Tampan” di Jakarta, Rabu.

Sepanjang film, dirinya harus terlihat sempurna dari ujung kepala hingga ujung kaki. 

Waktu yang harus dihabiskan untuk memperbaiki riasan di sela syuting menjadi salah satu tantangan bagi remaja 17 tahun itu selama pengambilan gambar “Terlalu Tampan”.

“Kalau make up luntur, rambut lepek, touch up dulu satu jam,” kata aktor yang juga seorang DJ itu.

Film ini diadaptasi dari komik ciptaan Muhammad Ahmes Avisiena Helvin yang berkolaborasi dengan ilustrator Savenia Melinda, mengisahkan keluarga yang semuanya tampan, termasuk sang ibu yang berwajah maskulin. 

Karena ketampanannya yang luar biasa, tak jarang mereka harus menghadapi masalah demi masalah yang harus diselesaikan. 
  Brand Ambasador Tango sekaligus pemeran utama Film Terlalu Tampan Ari Irham (kanan) berbincang dengan Head of Corporate and Marketing Communication OT Group Harianus Zebua seusai konferensi pers tentang Film Terlalu Tampan di Jakarta, Rabu (23/1/2019). Film Terlalu Tampan dijadwalkan tayang di bioskop di Indonesia mulai 30 Januari 2019 dan diharapkan dapat berkontribusi bagi kemajuan industri film nasional. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hp.

Setelah mendapatkan peran utama, Ari langsung membaca komik “Terlalu Tampan” hingga tamat dalam waktu sehari. Dia membedah karakter Kulin, mulai dari cara bicara hingga gestur, agar bisa memerankannya secara sempurna.

Mas Kulin, tokoh bernama panjang Witing Tresno Jalaran Soko Kulino, adalah remaja berwajah menawan dari keluarga yang semuanya berparas tampan. 

Meski ketampanannya membuat banyak perempuan mimisan hingga pingsan, Kulin adalah remaja polos yang tidak suka memikat lawan jenis.

Lantas kapan Ari merasa dirinya tampan? “Kalau sudah mandi, terus ngaca,” ucap dia seraya tertawa.

Film remaja “Terlalu Tampan” berkisah tentang Mas Kulin yang tidak mau sekolah reguler karena enggan membuat kericuhan bila para gadis melihat wajahnya. 

Keluarganya –Okisena Helvin alias Mas Okis, kakak Kulin (Tarra Budiman), ayah Pak Archewe (Marcelino Lefrandt) dan istrinya, Jer Basuki Mawa Bea alias Bu Suk (Iis Dahlia) — membuat strategi agar Kulin mau bergaul di luar rumah.

Mas Kulin akhirnya terpancing dan mau belajar di sekolah reguler di mana dia berkawan dengan Kibo (Calvin Jeremy). Mas Kulin kemudian jatuh hati pada Rere (Rachel Amanda), pada saat yang bersamaan Amanda si Terlalu Cantik (Nikita Willy) juga naksir dengan Mas Kulin.

“Terlalu Tampan” akan mulai tayang pada 31 Januari 2019.

Baca juga: Berkenalan dengan karakter film “Terlalu Tampan”
Baca juga: Kreator “Terlalu Tampan” jawab kritik soal mirip komik Korea
Baca juga: Calvin Jeremy dan Dimas Danang terlibat di film “Terlalu Tampan”

 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Berkenalan dengan Gundala, jagoan Indonesia

Jakarta (ANTARA News) – Tahun ini Gundala bangkit kembali lewat film yang disutradarai Joko Anwar.

Tahun ini juga bertepatan dengan ulang tahun ke-50 karakter ciptaan Harya Suraminata (Hasmi) tersebut.
 
Dikutip dari keterangan resmi, Rabu, Gundala pertama kali muncul dalam komik Gundala Putra Petir (Penerbit: Kentjana Agung, tahun rilis 1969). 

Gundala lahir di saat maraknya komik silat di pasaran, Hasmi bersama beberapa rekannya malah tampil dengan gaya berbeda, mengadaptasi perkembangan komik asing namun diserap dengan kearifan lokal. 

Dari sekian banyak tersebut, Gundala berhasil menjadi salah satu yang paling menonjol karena kekuatan cerita, karakter yang mem-bumi dan aksinya yang seru. Gundala pun menjelma menjadi jagoan milik semua orang.
 
Baca juga: Joko Anwar ungkap alasan perubahan kostum Gundala

Ide Gundala sendiri sebenarnya tak melulu terpengaruh luar, Hasmi sendiri pernah mengisahkan bahwa Gundala terinspirasi dari tokoh legenda Jawa, Ki Ageng Selo, yang mampu menangkap petir dengan tangannya. Sedangkan nama Gundala berasal dari kata dalam bahasa Jawa “Gundolo” yang artinya petir.
 
Sampai akhir hayatnya, komik Gundala berhasil terbit sebanyak 23 judul. Terakhir berjudul “Surat dari Akhirat” yang dirilis pada 1982. 

Baca juga: Komikus “Gundala Putra Petir” Hasmi tutup usia

Pada 1996, sempat ada usaha untuk mengembalikan kejayaan Gundala melalui komik “Patriot”, Gundala tampil bersama Godam, Maza, dan Aquanus. 

Di bawah naungan Bumilangit Entertainment, komik Gundala kembali muncul di harian Kompas pada 2013 diikuti berbagai komik-komik lainnya hingga hari ini dalam bentuk digital maupun cetak. 
 
Di masa kejayaannya, Gundala sempat juga muncul dalam film. Dirilis pada 1981, Gundala diperankan oleh Teddy Purba. 

Baca juga: Ini Alasan Abimana Aryasatya dipilih perankan Gundala

Kini di masa sekarang Gundala diperankan oleh Abimana Aryasatya. Sentuhan Joko Anwar akan menampilkan Gundala sedikit berbeda dari yang dikenal selama ini. Namun sosok jagoan yang selalu membela masyarakat masih tetap akan menjadi sajian utamanya.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Daftar nominasi Oscar 2019, “Roma” dan “The Favourite” memimpin

Jakarta (ANTARA News) – Film Netflix “Roma” dan film Inggris “The Favourite” memimpin perolehan nominasi Oscar, masing-masing mendapatkan 10 nominasi,’

Mereka bertarung untuk mendapatkan penghargaan bergengsi Film Terbaik dengan film  “A Star is Born,” “Black Panther,” “Green Book,” “BlacKkKlansman,” “Vice” dan “Bohemian Rhapsody.”

Oscar, acara penghargaan tertinggi di industri film, akan digelar pada 24 Februari mendatang, seperti dilansir Reuters, dikutip Selasa.

Berikut daftar nominasi Oscar 2019:

Film Terbaik

Black Panther
BlacKkKlansman
Bohemian Rhapsody
The Favourite
Green Book
Roma
A Star Is Born
Vice

Aktor Terbaik

Christian Bale, Vice
Bradley Cooper, A Star Is Born
Willem Dafoe, At Eternity’s Gate
Rami Malek, Bohemian Rhapsody
Viggo Mortensen, Green Book

Aktris Terbaik

Yalitza Aparicio, Roma
Glenn Close, The Wife
Olivia Colman, The Favourite
Lady Gaga, A Star Is Born
Melissa McCarthy, Can You Ever Forgive Me?

Aktor Pendukung Terbaik

Mahershala Ali, Green Book
Adam Driver, BlacKkKlansman
Sam Elliot, A Star Is Born
Richard E. Grant, Can You Ever Forgive Me?
Sam Rockwell, Vice

Aktris Pendukung Terbaik

Amy Adams, Vice
Marina de Tavira, Roma
Regina King, If Beale Street Could Talk
Emma Stone, The Favourite
Rachel Weisz, The Favourite

Sutradara Terbaik

BlacKkKlansman, Spike Lee
Cold War, Pawe Pawlikowski
The Favourite, Yorgos Lanthimos
Roma, Alfonso Cuarón
Vice, Adam McKay

Skenario Adaptasi Terbaik

The Ballad of Buster Scruggs, Joel Coen and Ethan Coen
BlacKkKlansman, Charlie Wachtel, David Rabinowitz, Kevin Willmott, and Spike Lee
Can You Ever Forgive Me?, Nicole Holofcener and Jeff Whitty
If Beale Street Could Talk, Barry Jenkins
A Star Is Born, Eric Roth, Bradley Cooper, and Will Fetters

Skenario Asli Terbaik

The Favourite, Deborah Davis and Tony McNamara
First Reformed, Paul Schrader
Green Book, Nick Vallelonga, Brian Currie, and Peter Farrelly
Roma, Alfonso Cuarón
Vice, Adam McKay

Film Berbahasa Asing Terbaik

Capernaum, Lebanon
Cold War, Polandia
Never Look Away, Jerman
Roma, Meksiko
Shoplifters, Jepang

Film Animasi Terbaik

Incredibles 2
Isle of Dogs
Mirai
Ralph Breaks the Internet
Spider-Man: Into the Spider-Verse

Musik Original Score Terbaik

Black Panther
BlacKkKlansman
If Beale Street Could Talk
Isle of Dogs
Mary Poppins Returns

Lagu Terbaik

“All the Stars,” Black Panther
“I’ll Fight,” RBG
“The Place Where Lost Things Go,” Mary Poppins Returns
“Shallow,” A Star Is Born
“When a Cowboy Trades His Spurs for Wings,” The Ballad of Buster Scruggs

Film Dokumenter Pendek Terbaik

Black Sheep
End Game
Lifeboat
A Night at the Garden
Period. End of Sentence.

Sinematografi Terbaik

Cold War, Lukasz Zal
The Favourite, Robbie Ryan
Never Look Away, Caleb Deschanel
Roma, Alfonso Cuarón
A Star Is Born, Matthew Libatique

Film Dokumenter Terbaik

Free Solo
Hale County This Morning, This Evening
Minding the Gap
Of Fathers and Sons
RBG

Desain Produksi Terbaik

Black Panther
The Favourite
First Man
Mary Poppins Returns
Roma

Sound Mixing Terbaik

Black Panther
Bohemian Rhapsody
First Man
Roma
A Star Is Born

Desain Kostum Terbaik

The Ballad of Buster Scruggs
Black Panther
The Favourite
Mary Poppins Returns
Mary Queen of Scots

Penyuntingan Film Terbaik

BlacKkKlansman
Bohemian Rhapsody
The Favourite
Green Book
Vice

Penyuntingan Suara Terbaik

Black Panther
Bohemian Rhapsody
First Man
A Quiet Place
Roma

Film Animasi Pendek Terbaik

Animal Behavior
Bao
Late Afternoon
One Small Step
Weekends

Film Pendek Terbaik

Detainment
Fauve
Marguerite
Mother
Skin

Tata Rias dan Rambut Terbaik

Border
Mary Queen of Scots
Vice

Efek Visual Terbaik

Avengers: Infinity War
Christopher Robin
First Man
Ready Player One
Solo: A Star Wars Story

Baca juga: “Green Book” sabet PGA Awards, digadang-gadang menang
Baca juga: “A Star Is Born” diprediksi menang besar di Golden Globe

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nominasi Oscar 2019, “Roma” dan “The Favourite” memimpin

Jakarta (ANTARA News) – Film Netflix “Roma” dan film Inggris “The Favourite” memimpin perolehan nominasi Oscar, masing-masing mendapatkan 10 nominasi,’

Mereka bertarung untuk mendapatkan penghargaan bergengsi Film Terbaik dengan film  “A Star is Born,” “Black Panther,” “Green Book,” “BlacKkKlansman,” “Vice” dan “Bohemian Rhapsody.”

Oscar, acara penghargaan tertinggi di industri film, akan digelar pada 24 Februari mendatang, seperti dilansir Reuters, dikutip Selasa.

Berikut daftar nominasi Oscar 2019:

Film Terbaik

Black Panther
BlacKkKlansman
Bohemian Rhapsody
The Favourite
Green Book
Roma
A Star Is Born
Vice

Aktor Terbaik

Christian Bale, Vice
Bradley Cooper, A Star Is Born
Willem Dafoe, At Eternity’s Gate
Rami Malek, Bohemian Rhapsody
Viggo Mortensen, Green Book

Aktris Terbaik

Yalitza Aparicio, Roma
Glenn Close, The Wife
Olivia Colman, The Favourite
Lady Gaga, A Star Is Born
Melissa McCarthy, Can You Ever Forgive Me?

Aktor Pendukung Terbaik

Mahershala Ali, Green Book
Adam Driver, BlacKkKlansman
Sam Elliot, A Star Is Born
Richard E. Grant, Can You Ever Forgive Me?
Sam Rockwell, Vice

Aktris Pendukung Terbaik

Amy Adams, Vice
Marina de Tavira, Roma
Regina King, If Beale Street Could Talk
Emma Stone, The Favourite
Rachel Weisz, The Favourite

Sutradara Terbaik

BlacKkKlansman, Spike Lee
Cold War, Pawe Pawlikowski
The Favourite, Yorgos Lanthimos
Roma, Alfonso Cuarón
Vice, Adam McKay

Skenario Adaptasi Terbaik

The Ballad of Buster Scruggs, Joel Coen and Ethan Coen
BlacKkKlansman, Charlie Wachtel, David Rabinowitz, Kevin Willmott, and Spike Lee
Can You Ever Forgive Me?, Nicole Holofcener and Jeff Whitty
If Beale Street Could Talk, Barry Jenkins
A Star Is Born, Eric Roth, Bradley Cooper, and Will Fetters

Skenario Asli Terbaik

The Favourite, Deborah Davis and Tony McNamara
First Reformed, Paul Schrader
Green Book, Nick Vallelonga, Brian Currie, and Peter Farrelly
Roma, Alfonso Cuarón
Vice, Adam McKay

Film Berbahasa Asing Terbaik

Capernaum, Lebanon
Cold War, Polandia
Never Look Away, Jerman
Roma, Meksiko
Shoplifters, Jepang

Film Animasi Terbaik

Incredibles 2
Isle of Dogs
Mirai
Ralph Breaks the Internet
Spider-Man: Into the Spider-Verse

Musik Original Score Terbaik

Black Panther
BlacKkKlansman
If Beale Street Could Talk
Isle of Dogs
Mary Poppins Returns

Lagu Terbaik

“All the Stars,” Black Panther
“I’ll Fight,” RBG
“The Place Where Lost Things Go,” Mary Poppins Returns
“Shallow,” A Star Is Born
“When a Cowboy Trades His Spurs for Wings,” The Ballad of Buster Scruggs

Film Dokumenter Pendek Terbaik

Black Sheep
End Game
Lifeboat
A Night at the Garden
Period. End of Sentence.

Sinematografi Terbaik

Cold War, Lukasz Zal
The Favourite, Robbie Ryan
Never Look Away, Caleb Deschanel
Roma, Alfonso Cuarón
A Star Is Born, Matthew Libatique

Film Dokumenter Terbaik

Free Solo
Hale County This Morning, This Evening
Minding the Gap
Of Fathers and Sons
RBG

Desain Produksi Terbaik

Black Panther
The Favourite
First Man
Mary Poppins Returns
Roma

Sound Mixing Terbaik

Black Panther
Bohemian Rhapsody
First Man
Roma
A Star Is Born

Desain Kostum Terbaik

The Ballad of Buster Scruggs
Black Panther
The Favourite
Mary Poppins Returns
Mary Queen of Scots

Penyuntingan Film Terbaik

BlacKkKlansman
Bohemian Rhapsody
The Favourite
Green Book
Vice

Penyuntingan Suara Terbaik

Black Panther
Bohemian Rhapsody
First Man
A Quiet Place
Roma

Film Animasi Pendek Terbaik

Animal Behavior
Bao
Late Afternoon
One Small Step
Weekends

Film Pendek Terbaik

Detainment
Fauve
Marguerite
Mother
Skin

Tata Rias dan Rambut Terbaik

Border
Mary Queen of Scots
Vice

Efek Visual Terbaik

Avengers: Infinity War
Christopher Robin
First Man
Ready Player One
Solo: A Star Wars Story

Baca juga: “Green Book” sabet PGA Awards, digadang-gadang menang
Baca juga: “A Star Is Born” diprediksi menang besar di Golden Globe

Penerjemah: Nanien Yuniar
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ryan Reynolds bocorkan soal “Deadpool 3”

Jakarta (ANTARA News) – Ryan Reynolds telah mengkonfirmasi bahwa “Deadpool 3” sudah dalam proses pengembangan.

Ryan memberikan sedikit bocoran tentang seri ketiga “Deadpool” saat menghadiri pemutaran perdana “Deadpool 2” versi PG-13  (Parental Guidance +13) di Beijing, China. Ia mengatakan jika timnya sedang mengerjakan “Deadpool 3”, dilansir Variety, Selasa.

Baca juga: X-Men dan Deadpool resmi masuk Marvel Cinematic Universe

Tanpa mengungkapkan detailnya Ryan mengungkapkan bahwa film ketiga akan berbeda jauh dari yang sebelumnya.

“Seringkali, mereka mengulangi atau mengganti karakter, mungkin sepertinya film ke empat akan terlambat,” ujarnya sambil bercanda.

Meski demikian, pihak 20th Century Fox belum mengumumkan secara resmi mengenai kelanjutan film “Deadpool 3”.

Baca juga: “Deadpool 2”, lebih ramai dan brutal

Sementara itu, Ryan yang mengalami cedera pada lengan kirinya saat syuting “Deadpool 2”, terpaksa menunda operasi yang seharusnya dilakukan pada 20 Januari di New York. Ia lebih memilih menghadiri pemutaran perdana “Deadpool 2” di China.

“Ini adalah impian saya selama bertahun-tahun untuk bisa membawa ‘Deadpool’ ke China dan para penonton China. Jadi bagi saya ini seperti surga di bumi. Ini lebih penting. Saya tidak ingin ketinggalan untuk datang ke China,” jelasnya. 

Baca juga: Timo Tjahjanto diusulkan jadi sutradara “Deadpool 3”

“Deadpool 2” PG-13 adalah versi yang lebih ramah untuk tontonan keluarga dan diberi judul “Once Upon a Deadpool”. Film tersebut sudah dirilis pada Desember lalu. Sedangkan untuk di China diberi judul “Deadpool 2: I Love My Family”.

Baca juga: Cerita Ryan Renolds berjuang melawan cemas

Baca juga: Ryan Reynolds beberkan surat penolakan Deadpool dari Avengers

Penerjemah: Maria Cicilia
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tomohisa Yamashita bintangi drama live-action “In Hand”

Jakarta (ANTARA News) – Tomohisa Yamashita akan membintangi drama live-action “In Hand” yang diadaptasi dari komik Ao Akato.

Akato awalnya menerbitkan “In Hand” pada Maret 2016 sebagai mini-seri, lalu diterbitkan secara reguler setelah mendapatkan sambutan hangat pada Oktober 2018.

Dilansir Arama Japan, Selasa, kisah “In Hand” berkisar di tokoh Dr. Himokura, dokter spesialis infeksi parasit yang memiliki satu tangan mekanik. Sang dokter dikisahkan selalu siap menguak misteri medis yang ditemuinya setiap hari.

Saat syuting, aktor yang akrab disapa Yamapi itu betul-betul memakai “tangan robot” yang dideskripsikan “sangat keren”.

Ketika ditanya tentang komik aslinya, Yamapi mengaku sulit berhenti ketika sudah mulai membacanya. Tak cuma menarik, tapi dari komik itu juga dia bisa belajar tentang parasit dan mikroorganisme.

Drama live-action tersebut akan tayang pada April mendatang.

Penerjemah: Nanien Yuniar
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Boy William mau coba kerja di laundry kiloan betulan

Jakarta (ANTARA News) – Aktor Boy William berjanji akan alih profesi menjadi karyawan laundry kiloan jika film yang dibintanginya, “Laundry Show”, ditonton oleh lebih dari satu juta penonton di bioskop.

Hal ini dilontarkan pada unggahan terbaru di kanal Youtube MVP Pictures ID, Senin 21 Januari 2019, seperti dikutip dari keterangan resmi MVP Pictures, Selasa. 

Pria bernama lengkap William Hartanto itu memulai video berdurasi empat menit tersebut dengan kemungkinan benar-benar akan membuka usaha laundry jika filmnya laris. 

Baca juga: Gisella dan Boy William adu akting dalam film komedi

“Kayaknya, I can do it!” jawabnya ketika ditanya perihal kemampuan untuk mengelola bisnis jasa penatu.
 
“Kalau film ini (ditonton) sampai sejuta, gue akan kerja di laundry kiloan satu hari dan gue akan terima order kalian semua, deal!” terang Boy yang baru tampil bersama Presiden Joko Widodo dalam program Youtube Nebeng Boy. 
 
Film “Laundry Show” akan rilis di bioskop seluruh Indonesia pada 7 Februari 2019 mendatang. 

Dalam film bergenre komedi drama ini, Boy akan beradu akting dengan Gisella Anastasia.
 
Boy yang berperan sebagai Uki atau akrab disapa Kokoh, memutuskan untuk mendirikan usaha laundry setelah resign dari kantornya. 

Namun, usahanya untuk sukses dan jadi bos ternyata tidak semudah yang dibayangkan mengingat karyawan Laundry Halilintar yang kebanyakan hanya bikin onar, hingga persaingan bisnis dengan Agustina, yang diperankan oleh Gisel.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Berperan jadi orang susah, Raline Shah harus lakukan observasi ini

Jakarta (ANTARA News) – Aktris Raline Shah mengaku dilahirkan dalam keluarga yang berkecukupan oleh sebab itu dia tidak pernah merasakan makan di warung ataupun naik bus umum.

Namun, demi film terbarunya, “Orang Kaya Baru”, dia harus melakukan observasi demi mendalami peran sebagai seorang anak yang hidup di keluarga yang pas-pasan, salah satunya adalah dengan naik bus umum di pagi hari.

“Aku observasi coba naik bus beberapa kali dan melihat gestur-gestur teman-teman anak kuliahan juga yang naik bus. Gimana dia gesturnya naik bus pagi-pagi, bahagiakah? senang enggak? Ternyata enggak. Saya jadi mengerti dan paham benar ternyata pagi-pagi itu ribet ya naik bus,” kata Raline saat pemutaran perdana film “Orang Kaya Baru” di Jakarta, Senin.

Raline berperan sebagai Tika dalam film “Orang Kaya Baru”. Di sini, Tika adalah anak yang dilahirkan dan tumbuh dalam keluarga yang pas-pasan.

Baca juga: Alasan Raline Shah tak canggung main film komedi

Raline mengatakan banyak mendapat pelajaran dari karakter yang ia perankan. Ia bersyukur bisa mendapat kesempatan untuk bisa mencoba hal yang tidak pernah dirasakannya.

“Saya punya kesempatan di sini untuk mengerti bagaimana menjadi orang yang berkekurangan. Itu adalah pengalaman yang enggak pernah saya lupakan. Mulai dari belajar gestur duduk, makan di warung, naik bus. Hal-hal yang Mungkin terdengar konyol,” kata Raline.

Baca juga: Raline Shah belajar jadi orang kurang mampu demi film ini

Meski dilahirkan dalam keluarga berkecukupan, bukan berarti Raline tidak pernah merasakan kesusahan. Menurut Raline, sang ayah tidak pernah mendidiknya untuk berfoya-foya.

“Alhamdulillah aku dilahirkan dalam keluarga yang berkecukupan. Tapi bukan berarti dalam keluarga saya tidak ada yang berkekurangan atau tidak mengerti, atau paham bagaimana rasanya kekurangan,” jelas Raline.

Baca juga: Raline Shah pamer foto bareng Rami Malek di Golden Globes

Baca juga: Rahasia rambut indah Raline Shah

Baca juga: Pesan Raline Shah untuk para lajang

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019