“Stranger Things” dikeluhkan, Netflix janji kurangi adegan merokok

Jakarta (ANTARA) – Netflix mendapat keluhan karena menampilkan banyak adegan merokok dalam program original yang mereka tayangkan.

Kelompok anti rokok Truth Initiative mengkritik dalam sebuah laporan bahwa Netflix memperlihatkan rokok jauh lebih sering dari siaran televisi kabel lain, dan “Stranger Things” yang ditujukan untuk penonton remaja salah satunya.

Dilansir Fox News, Netflix merespons kritik tersebut dengan berjanji takkan memasukan adegan merokok di acara dan film dengan rating PG-13 atau di bawahnya kecuali “untuk alasan akurasi fakta dan sejarah”.

Netflix juga setuju untuk membatasi rokok dalam tayangan untuk dewasa kecuali betul-betul penting untuk visi sang seniman atau penting untuk si karakter secara sejarah atau budaya.

“Netflix sangat mendukung ekspresi seni,” ujar juru bicara perusahaan pada Variety.

“Kami menyadari merokok itu tidak sehat dan memperlihatkannya secara positif di layar bisa mempengaruhi anak muda.”

Selain itu, Netflix juga berjanji akan menyematkan informasi bila ada adegan merokok pada ratingnya tahun ini.

Berdasarkan studi Truth Initiative, “Stranger Things” musim kedua yang hampir semua pemainnya remaja menayangkan adegan merokok 44 persen lebih banyak ketimbang musim pertama.

Studi ini juga menyinggung acara populer lainnya seperti “The Marvelous Mrs. Maisel” di Amazon Prime dan “Modern Family” di ABC. “Konten telah menjadi iklan tembakau baru,” kata presiden Truth Initiative, Robin Koval.

Baca juga: China Larang Adegan Merokok Dalam Film dan TV

Baca juga: Nia Dinata Minta Aturan Sponsor Rokok Diperjelas

Kerugian Akibat Rokok Rp 500 Triliun Pertahun

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019