Main di “James Bond”, Rami Malek tak ingin perankan teroris

Jakarta (ANTARA) – Sebelum menerima peran sebagai penjahat dalam film “James Bond 25”, Rami Malek mengajukan syarat, salah satunya tidak ingin menjadi teroris yang mengatasnamakan agama.

Peraih Piala Oscar itu dipastikan akan bermain dalam film “James Bond” yang akan datang awal tahun ini. Dia akan menjadi lawan main Daniel Craig dan menjadi musuh bebuyutan agen 007 tersebut.

“Saya bilang, ‘Saya tidak dapat membuat karakternya dengan tindakan terorisme apapun yang mencerminkan ideologi atau agama’,” ujar Malek dilansir NME, Kamis.

Dia menambahkan, “Itu bukan sesuatu yang membuat saya ingin menghibur kalian, jadi jika itu sebabnya saya menjadi pilihanmu, maka kamu dapat mengeluarkan saya.”

Pemain “Bohemian Rhapsody” ini mengatakan bahwa dia adalah orang Mesir dan tumbuh besar dengan mendengarkan musik Mesir.

“Saya mencintai Omar Sharif. Inilah orang-orang saya. Saya merasa sangat terikat dengan budaya dan manusia yang ada di sana,” kata Malek.

Dalam obrolan lain, Malek mengungkapkan bahwa dia sangat bersemangat untuk memainkan karakter hebat dan apa yang bisa diharapkan oleh para penggemar dari “James Bond” yang baru.

“Itu adalah skrip yang sangat pintar dari orang-orang yang sudah tahu persis apa yang orang inginkan dalam film-film itu. Tapi saya merasakan beban yang cukup besar di pundak saya. Maksudku, Bond adalah sesuatu yang kita semua tumbuh bersama,” jelasnya.

Sementara itu, Grace Jones dilaporkan telah berhenti dari perannya dalam “Bond 25” karena dia berharap mendapat peran yang lebih besar dalam film ini.
   

Baca juga: “James Bond” umumkan nama pemain, tersebut Rami Malek

Baca juga: Daniel Craig akan operasi pergelangan kaki, film “Bond” sesuai jadwal

Baca juga: Aston Martin khusus untuk James Bond akan dilelang

Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019