Augie Fantinus sedih tak bisa saksikan filmnya diputar

Jakarta (ANTARA News) – Istri Augie Fantinus, Adriana Bustami mengatakan suaminya sangat sedih karena tidak bisa menghadiri pemutaran perdana film “Lagi-Lagi Ateng”. Pasalnya, itu adalah pertama kalinya Augie ¬†jadi pemeran utama dalam film.

Adriana mengatakan hal itu setelah tadi pagi dia mengunjungi Rutan Salemba, Jakarta. Di sana, Augie menyatakan rasa sedihnya.

“Dia jujur sedih ya karena hari ini adalah hari yang dia tunggu-tunggu untuk bisa nonton film ini. Dia cuma pesen semoga film ini bisa menginspirasi dan bisa membuat kita lebih bisa mencintai keluarga. Yang dia inginkan dalam film itu tuh nyampe semua ke penonton,” kata Adriana dalam jumpa pers pemutaran perdana film “Lagi-Lagi Ateng” di Jakarta, Senin.

Menurut Adriana, “Lagi-Lagi Ateng” sangat berarti untuk Augie. Apalagi di sini Augie begitu total dalam berakting.

“Sangat besar artinya buat dia ya, karena ini pertama kali Augie dapat peran utama dalam sebuah film. Jadi memang dia itu sangat total,” ujar Adriana.

“Aku tahu dari pertama ditawarin terus proses reading, syuting, capeknya kayak gimana, itu aku tahu banget dia all out, pokoknya dia tontonin semua film-filmnya Alamarhum agar dia bisa mendalami karakternya. Saya lihat kerja keras dia untuk film ini, sangat penting buat dia film ini,” lanjutnya.

Adriana juga menyebut bahwa Augie dalam kondisi yang sehat. Menurut Adriana, ia juga mudah beradaptasi dengan lingkungan baru.

“Kondisinya sehat, Puji Tuhan sehat dia. Udah mulai bisa beradaptasi lagi karena kan pindah dari Polda ke Salemba butuh adaptasi lagi kan, orang-orang baru, lingkungan baru. Cuma karena dia orangnya emang gampang blend ke semua orang, gampang deket sama orang juga,” jelas Adriana.

Baca juga: Augie Fantinus surati penggemar dari Rutan Salemba

Baca juga: Julie Estelle puji akting Augie Fantinus

Baca juga: Akhirnya Eugie Fantinus dapat peran utama di film

Baca juga: Berperan sebagai Ateng, Eugie Fantinus beban moral

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019