Alasan pusar Jasmine tertutup dalam “Aladdin” live action

Jakarta (ANTARA) – Busana ikonis tokoh Jasmine dari film animasi “Aladdin” yang terdiri dari celana harem dan atasan turqoise yang memperlihatkan bahu serta perut dan pusarnya dirombak dalam versi film live action.

“Film kartunnya dibuat pada 1992. Kami ingin membuat film live action jadi lebih modern dan beberapa hal tidak pantas untuk keluarga saat ini,” ujar produser “Aladdin” Dan Lin.

Salah satu perubahan itu adalah busana Jasmine yang lebih tertutup dalam versi film live action.

Naomi Scott (26), aktris pemeran Jasmine, mengatakan keputusan kostumnya “adalah yang paling cocok untuk masa ini. Kupikir, itu keputusan yang tepat,” katanya seperti dilansir USA Today.

Baca juga: Ini dia pemeran Aladdin live action

Produser Jonathan Eirich punya alasan lain membuat kostum Jasmine lebih tertutup: istrinya.

“Dia bilang aku akan dibunuh bila Jasmine memakai baju dengan perut terbuka, atau setidaknya diceraikan,” ujar Eirich. “Aku masih menikah,” katanya.

Busana Jasmine bukan satu-satunya hal yang dirombak dalam versi live action. Aladdin, yang biasanya tampil hanya dengan rompi ungu dan celana, juga mengenakan baju dalam film itu.

Baca juga: “Aladdin” hadirkan kisah 1001 yang penuh keajaiban

Mempopulerkan tenun Masalili melalui peragaan busana

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019