Absen 18 tahun, Winky Wiryawan perlu adaptasi untuk film horor

Jakarta (ANTARA) – Setelah sempat absen selama 18 tahun untuk berperan dalam film berjenis horor, aktor Winky Wiryawan mengaku bahwa kendala yang paling rasakan ialah membiasakan diri untuk unjuk gigi di depan kamera.

“Kendala sih kalo buat gue, soal menghafal skrip gitu enggak terlalu jadi masalah sih. Itu ibaratnya kayak lama enggak naik sepeda, tapi sebenernya lo masih bisa kan (naik sepeda). Cuma untuk jadi luwesnya itu kan butuh latihan lagi,” ungkap Winky di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (9/9) malam.

Setelah ia mendapatkan panggilan casting kemudian lolos menjadi pemeran Reza dalam film “Lorong”, aktor yang juga dikenal sebagai disk jockey (DJ) itu harus mengikuti latihan akting di teater.

“Makanya gue dua sampai tiga minggu sebelum reading itu gue ketemu sama temen gue yang aktif di teater, gue pingin tahu olah tubuh, lidah, rahang, kaki yang biasa dilakukan sama pemeran,” ujar dia.

Baca juga: Winky Wiryawan jatuh cinta dengan akting Prisia Nasution

Baca juga: Cerita DJ Winky hampir batal manggung gara-gara jarum

Selain itu, ia juga menambahkan harus berkali-kali memastikan kepada sutradara maupun produser untuk pendalaman karakter. Wingky juga banyak diberikan referensi film agar ia dapat menjiwai perannya di film itu.

Wingky pertama kalinya muncul dalam film horor “Jelangkung” karya Riza Mantovani pada 2001. Namun, setelahnya ia justru banyak bermain di kategori film lain, drama misalnya.

“Gue enggak aktif di dunia film sekitar 5-8 tahunan lah karena gue fokus di musik. Gue di belakang layar banyak banget bikin musik,” jelasnya.

“Lorong” dari MVP Pictures berkisah tentang Mayang (Prisia Nasution), seorang ibu yang kehilangan anaknya tepat setelah ia melahirkan. Selain Winky Wiryawan dan Prisia Nasution, hadir pula Nova Eliza sebagai Dokter Vera, Teuku Rifnu Wikana sebagai Darmo, dan artis-artis lainnya yang ikut andil sebagai penyempurna cerita.

Film “Lorong” akan mulai tayang serentak di bioskop pada 12 September 2019.

Baca juga: Kimo Stamboel nilai film horor Indonesia bisa bersaing internasional

Baca juga: Raffi Ahmad kesulitan yakinkan Rudi Soedjarwo sutradarai film horor

Baca juga: Jasmine Elfira kagum dengan pemeran”Scary Stories to Tell in the Dark”

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019